Dear bloggy.
Aku habis baca blognya si Twin. Well I just finished my anthropology of law, actually. Felt little bit desperado dan akhirnya aku mendamparkan diri di UPT. Mengembalikan buku buku berbau hukum ke kandangnya.
Hiks.
Kenapa aku selalu begini? Ga pernah mau menghapal barang sedikit jika ada ujian yang sifatnya close book dan sekaligus text book. Bukan ga punya waktu, tapi aku memang malas! Menyesal ga bisa mengerjakan soal ujian sebentar kemudian lupa dan ga pernah berusaha untuk menghapal untuk "kejadian kejadian" selanjutnya.
Jika aku berkata, "Ya, someday I'll do it", maka itu sama aja dengan "sampe kucing ngesot" pun ga bakal terjadi. Yap, sama kek judul postingan di blognya si Twin itu.
Someday means never. Ever!
Ya ya ya. Pengakuan dosa! Tepat pada tanggal 1 menjelang 2, aku dan beberapa teman dekat menghabiskan malam hingga tersangkut di pagi hari. Maklum, tahun baru aku memutuskan untuk "ngeden" di kamar, berkutat dengan tugas. Yesss, I did! Tawaran ke pantai, Malioboro, joget Ja'i ala Manggaraian-people di Sagan, hingga kumpul kebo [eh ga ding canda] semuanya aku tolak.
Celakanya, aku malah merayakan tahun baru ya, pada saat di atas itu. Tanggal 1 menjelang 2 Januari 2011. Pulang pukul 3 pagi dan tidur ga bangun bangun sampe menjelang magrib. Well, aku lagi dapet dan hampir selesai makanya berani begitu. Tapi sumpah, it's out of my control! Bangun bangun aku masak mi trus tidur lagi. Menjelang jam 9 malam aku bangun lagi dan meluncur ke jalanan nyari makan. Ndilalahi malah sekalian nonton Chelsea VS Aston Villa. Yeah tapi cuma sampe babak pertama doang [pesta kartu kuning dan"adu penalti"].
Habis itu aku nyanyi nyanyi dan tiba tiba dapet SMS dari Om Ganteng, ngajak karokean tapi jam 12 malem. Holy shi*! Ya langsung aku tolak. Tapiii lama lama aku tergoda juga dan akhirnya aku mandi lantas cabut ke Inul Vist*a. Begini ini kalo keeratan tim KKN yang udah jaman kapan selesainya tapi masih aja lengket sampe sekarang... Padahal si om udah ngingetin mending ga usah ikut.
Nah, that's the main problem. Kembali ke asal cerita. Aku ga suka menghapal. Makanya ini suatu bentuk pelampiasanku. Mending karokean daripada [pura pura] menghapal lantas ketiduran! Setelah karokean dua jam, kami ke burjo Pogung. Berbincang bincang. Jam 4 baru selesai. Setelahnya aku ke warnet nyari bahan tentang perceraian pasutri.
Fyuh, pokoknya aku ngantuk sangat. Paper kukerjakan dalam waktu 1 jam lebih dan aku memutuskan untuk tidur. Ga nyenyak. Aku gelisah. Akhirnya bangun, mandi dan sedikit membaca baca catatan. Ga kerasa 30 menit lagi masuk ke ruang ujian. Langsung saja aku berangkat, ngesot ke kampus dengan mata 5 watt.
Ternyata benar, aku ga bisa ngerjain jawabannya. Dari lima soal, aku cuma menjawab nomor 1, 2 dan 3. Itupun bisa dijawab karena yang satu tentang awig awig Bali, sengketa tanah dan hukum adat. Semuanya bisa dinalar. Nomor empat dan lima aku kosongin. Ga napsu. Ga tau. Alias lupa. Padahal aku harusnya bisa jawab jika saja aku ga tidur melulu di kelas selama masa perkuliahan. Ya, aku selalu mengantuk di kelas itu. Pernah saja, suatu ketika, tiba tiba kursi ku nungging ke depan sendirinya. Aku terbangun dan menuduh teman yang dibelakang "ngejorokin" kursiku. Dia bersikeras tidak melakukannya dan menuduh balik bahwa aku yang tertidur. Padahal saat itu aku berada di barisan paling depan!
MALUNYAAAAAAAAA GA KETULUNGAAAAAAAAAAN AAAAAAAAAAAAAAAAAARGH
;-_-;
[bloody.cry]
Yah, intinya itu. Kelas sedikit membosankan dan aku ga suka hapalan. Kapan bisa berubah? Ya, someday [= never]
P.S :
bener bener alamat dapet C/D/E neh. padahal kelas pertama dan semoga terakhir dengan beliau. ngapunten...
If you expect something then you'll get nothing... If you do something then you'll get anything, you want!
Showing posts with label sampah. Show all posts
Showing posts with label sampah. Show all posts
Sunday, January 2, 2011
Monday, September 13, 2010
Muntah Kata
Dear bloggy!
Hufh, tadi malam aku tak bisa tidur. Pun bisa, tak terlalu nyenyak. Dua telpon genggam aku pegang erat selama tidur. Setiap kali terbangun, secara otomatis aku reload halaman notification di Faceboo* ku. Berharap ada kabar, dari seseorang. Well hell yeah, sebenarnya aku akan menulis sesuatu yang baru saja terjadi. Namun, dipikir-pikir sebaiknya aku menuliskan sedikit rencana masa depanku. What? Tumben ya? Hmmm begitulah, maklum, sudah "berumur"...
Muntah kata,
Sudah lama aku tak menuangkan apa yang ada di benak dan pikiran. Mood ku naik turun bak gelombang pasang surut. Halah!
-istirahat menulis karena ada sms masuk_
Dan, abrakadabra! Mood ku menulis hilang (lagi untuk kesekiankalinya)
Damn it!!!
Tuesday, June 15, 2010
Unbeatable Aya
Hola diary!
Lama tidak menjamah mu ya? Tiba tiba aku ingin sekali memuntahkan apa yang ada di dalam kepala padamu. Tapi ketika jari ini berlompat sana sini, rasa rasa semua yang sudah kupersiapkan hilang. Menguap bersama udara panas Jogja. Hmmmh sembilan hari lagi dan aku akan menjadi 24 pada 24. It means nothing but may be it would be a big pressure for me, indeed. Aku beri waktu setahun bagi diri sendiri untuk menyelesaikan studiku. Lalu aku boleh bebas menggembel ria ke mana aku suka...
Tahun ini dan 2 tahun sebelumnya merupakan tahun tahun tersulitku. Mulai dari ini hingga itu menjadi satu dan memburuku. Satu hal yang aku sadari adalah, ternyata banyak hal yang berubah pada diriku... Entah suka atau tidak, it just happened ;)
Sekarang aku mikir, akan ke mana aku 24 nanti? Kemudian pertanyaan itu kembali lagi pada judul blog ku : Quo Vadis? - Happy Feet
Ditulis oleh aku yang semakin menyayangi sebentuk bentuk aku ;)
-little.aya_
Lama tidak menjamah mu ya? Tiba tiba aku ingin sekali memuntahkan apa yang ada di dalam kepala padamu. Tapi ketika jari ini berlompat sana sini, rasa rasa semua yang sudah kupersiapkan hilang. Menguap bersama udara panas Jogja. Hmmmh sembilan hari lagi dan aku akan menjadi 24 pada 24. It means nothing but may be it would be a big pressure for me, indeed. Aku beri waktu setahun bagi diri sendiri untuk menyelesaikan studiku. Lalu aku boleh bebas menggembel ria ke mana aku suka...
Tahun ini dan 2 tahun sebelumnya merupakan tahun tahun tersulitku. Mulai dari ini hingga itu menjadi satu dan memburuku. Satu hal yang aku sadari adalah, ternyata banyak hal yang berubah pada diriku... Entah suka atau tidak, it just happened ;)
Sekarang aku mikir, akan ke mana aku 24 nanti? Kemudian pertanyaan itu kembali lagi pada judul blog ku : Quo Vadis? - Happy Feet
Ditulis oleh aku yang semakin menyayangi sebentuk bentuk aku ;)
Friday, January 1, 2010
No Space Left
Sungguh...
Pengen nge-luh di-blog alias ngegoblogdiblog. Tapi pasti babeh ku baca, kan malu! Hayo beh, baca baca tapi tak meninggalkan jejak!!! Kasih tau ibu ntar!!!
Haha
^ketawa miris^
Aku, aku, aku,,, Umm, umm, umm,,,
^walking zombie^
-little.aya_
Pengen nge-luh di-blog alias ngegoblogdiblog. Tapi pasti babeh ku baca, kan malu! Hayo beh, baca baca tapi tak meninggalkan jejak!!! Kasih tau ibu ntar!!!
Haha
^ketawa miris^
Aku, aku, aku,,, Umm, umm, umm,,,
^walking zombie^
-little.aya_
Wednesday, December 30, 2009
Watttaaa - Bruce Lee
All I can say for this new year is :
WATTTTTTTTTAAAA!!!
Ehm, thank you, thank you
^standing applause^
-little.aya_
WATTTTTTTTTAAAA!!!
Ehm, thank you, thank you
^standing applause^
-little.aya_
Bencana Besar Itu Bernama...
Ga tau ini postingan yang penting ato ga. Yang jelas aku anggap penting. Lagipula beberapa postingan terakhir juga sebenernya ga penting [bangke] buat di-post di bloggy.
Barusan aku out ke Burjo deket rumah [tapi tetep naek motor]. Pesen mi goreng tante sama es kapucino. Aak-nya angguk angguk yang aku anggap sebagai "yes I get it". Sambil nunggu pesenan aku duduk paling depan karena rame banget cowok cowok di belakang. Pede aku makan pisang aroma dan pisang molen. Pesenan yang pertama dateng adalah es kapucino. Aku sruput aja tuh es scara nih tenggorok udah kering kena gorengan.
Pesenan kedua dateng. Asisten Aak [yang masih sangat muda itu] menyodorkan semangkuk mi. Aku raih mangkoknya tapi belum benar benar aku terima. Beberapa detik kami sama sama memegang mangkoknya. Bukan karena kami saling pandang tapi mataku terbelalak pada isi mangkoknya.
TELOR!!!
"Loh A', kan aku pesennya ummm ummm, ya udah deh gapapa"
Mangkok masih belum juga kami lepaskan.
"Umm umm umm"
Si asisten Aak heran. Aku terima mangkoknya dengan raut muka kusut sekusut benang kusut. Lalu si asisten berkata,
"Kenapa mbak?
"Umm tadi aku pesennya ga pake telor... Aku alergi... Tapi umm umm ya ga pa pa lah..."
^sigh^
Si asisten langsung ke belakang laporan sama si Aak. Tapi si Aak mungkin merasa sangat sangat bersalah sampai sampai ga berani keluar dari dapur. Halah aku lebai.
Aku santap semangkuk mi itu dengan perasaan ingin menangis. Sedih. Bukan apa apa. Aku memang anti telur. Seandainya ga ada orang lain di siti mungkin mi gorengku udah jadi mi kuah... Huhuhuuu... Kebayang tiap kali aku pesen mi goreng tante [tanpa telor] di tiap burjo-nan, adekku pasti protes.
"Halah mi kan bisa dibikin di rumah"
Tapi aku sekarang ga pernah mau nye-tok mi di kontrakan. Sangat sangat menghindari mi instan. Tapi kalo mi instan di burjo aku mau. Aku ga pernah bisa masak mi yang enak kek di burjo... Sekarang aku menyesal mengapa aku pesen makanan itu... Yah aku lapar karena kelamaan bercumbu dengan si "T" maka aku keluar saja sendirian. Adekku lagi ga tau di mana...
Laaaaaaaamaaaaa aku bisa menghabiskan mi itu. Untung saat itu ada Electra lagi maen di Global Tipi. Jadi perhatianku teralihkan ke sana. Scara yang maen kan si Jenny-ku
;)
Aku makan mie tanpa sering sering nengok ke dalam mangkuk. Aku benci liat telornya... Sumpah aku benci... Kan postingan sebelom ini juga tentang kebencianku terhadap telor... Huaaaaakz!!! Bencana sangat lah!!!
Jadi males "maen maen sama T" lagi... Dah ga napsu tapi deadline udah di depan idung [kuyangpesekini] huhuhuuu
v_______v;
-little.aya_
Barusan aku out ke Burjo deket rumah [tapi tetep naek motor]. Pesen mi goreng tante sama es kapucino. Aak-nya angguk angguk yang aku anggap sebagai "yes I get it". Sambil nunggu pesenan aku duduk paling depan karena rame banget cowok cowok di belakang. Pede aku makan pisang aroma dan pisang molen. Pesenan yang pertama dateng adalah es kapucino. Aku sruput aja tuh es scara nih tenggorok udah kering kena gorengan.
Pesenan kedua dateng. Asisten Aak [yang masih sangat muda itu] menyodorkan semangkuk mi. Aku raih mangkoknya tapi belum benar benar aku terima. Beberapa detik kami sama sama memegang mangkoknya. Bukan karena kami saling pandang tapi mataku terbelalak pada isi mangkoknya.
TELOR!!!
"Loh A', kan aku pesennya ummm ummm, ya udah deh gapapa"
Mangkok masih belum juga kami lepaskan.
"Umm umm umm"
Si asisten Aak heran. Aku terima mangkoknya dengan raut muka kusut sekusut benang kusut. Lalu si asisten berkata,
"Kenapa mbak?
"Umm tadi aku pesennya ga pake telor... Aku alergi... Tapi umm umm ya ga pa pa lah..."
^sigh^
Si asisten langsung ke belakang laporan sama si Aak. Tapi si Aak mungkin merasa sangat sangat bersalah sampai sampai ga berani keluar dari dapur. Halah aku lebai.
Aku santap semangkuk mi itu dengan perasaan ingin menangis. Sedih. Bukan apa apa. Aku memang anti telur. Seandainya ga ada orang lain di siti mungkin mi gorengku udah jadi mi kuah... Huhuhuuu... Kebayang tiap kali aku pesen mi goreng tante [tanpa telor] di tiap burjo-nan, adekku pasti protes.
"Halah mi kan bisa dibikin di rumah"
Tapi aku sekarang ga pernah mau nye-tok mi di kontrakan. Sangat sangat menghindari mi instan. Tapi kalo mi instan di burjo aku mau. Aku ga pernah bisa masak mi yang enak kek di burjo... Sekarang aku menyesal mengapa aku pesen makanan itu... Yah aku lapar karena kelamaan bercumbu dengan si "T" maka aku keluar saja sendirian. Adekku lagi ga tau di mana...
Laaaaaaaamaaaaa aku bisa menghabiskan mi itu. Untung saat itu ada Electra lagi maen di Global Tipi. Jadi perhatianku teralihkan ke sana. Scara yang maen kan si Jenny-ku
;)
Aku makan mie tanpa sering sering nengok ke dalam mangkuk. Aku benci liat telornya... Sumpah aku benci... Kan postingan sebelom ini juga tentang kebencianku terhadap telor... Huaaaaakz!!! Bencana sangat lah!!!
Jadi males "maen maen sama T" lagi... Dah ga napsu tapi deadline udah di depan idung [kuyangpesekini] huhuhuuu
v_______v;
-little.aya_
Berani Bertaruh Bahwa [sannya]...
Oh mein God...
Meine liebe God...
Jerawatku nambah 3! 3 sodara sodara!
Aku kembali mengingat ingat aku makan sesuatu yang mengandung telur ato ga. Tapi nggak tuh, huhuuu eh tiba tiba inget kalo kemaren kemaren makan ayam yang dilumuri tepung dan itu bukan tepung. Tapi telur... Huhuhu...
Aku berani bertaruh bahwasannya itu adalah telur!!!
Padahal besok keluargaku sampe di Jogja, oh no! Aku bilang pada ibu kalo jerawat hasil ke Petungkriyono Januari lalu udah hilang. Yeah at least ga separah dulu... Gimana nggak, selama 2 minggu lauknya telur 3x sehari!!! Ah males mbahas itu. Mengingat aku akan ke sana lagi Januari besok.
^sigh sigh sigh^
Suatu keharusan yang sangat tidak ingin aku lakukan... Yah nasip jadi [calon] antropolog...
(v_______v)a
^dengan kekuatan bulan aku terima nasipku!^
Naaah tadi aku keluar balikin CD ke Studio One [hujan hujan]. Trus mampir maem tekwan di Jakal. Trus liat berita kalo mbah Gus meninggal. Innalillahi... Damailah mbah... Maklum di kontrakan tipinya diangkut tetangga tapi mungkin besok udah balik berhubung keluarga mau dateng. Nah, trus aku dapet mandat dari babeh buat nyiapin masakan. What??? Duh apa yak? Berhubung aku lagi makan tekwan dan babeh ku itu doyan bangke ama makanan itu, beliau malah minta disiapin tekwan. Hahahaha! Jauh jauh dari Palembang mintanya terkwan...
^lol^
Nah aku janji nyiapin tahu pong... Anget anget ajibbb
^yum yum^
Tapi belinya jauuuuuh! Di Gabusan sana
^one of my fave^
Hayah hayah mana mereka nyampenya sekitar jam 10 malem
^sigh^
Masakin apa ya? Jadi kepikiran buat masakin pindang... Yum yum... Tapi cuma kepikiran doang. Binguuuuuung!
I love my diary on bloggy...
Kukirimkan kabar ini
tidak melalui FB ku yang sedang mati...
Dah ah mau nerusin bercinta dengan si T hihihiii. Thanks ya
;)
-little.aya_
Meine liebe God...
Jerawatku nambah 3! 3 sodara sodara!
Aku kembali mengingat ingat aku makan sesuatu yang mengandung telur ato ga. Tapi nggak tuh, huhuuu eh tiba tiba inget kalo kemaren kemaren makan ayam yang dilumuri tepung dan itu bukan tepung. Tapi telur... Huhuhu...
Aku berani bertaruh bahwasannya itu adalah telur!!!
Padahal besok keluargaku sampe di Jogja, oh no! Aku bilang pada ibu kalo jerawat hasil ke Petungkriyono Januari lalu udah hilang. Yeah at least ga separah dulu... Gimana nggak, selama 2 minggu lauknya telur 3x sehari!!! Ah males mbahas itu. Mengingat aku akan ke sana lagi Januari besok.
^sigh sigh sigh^
Suatu keharusan yang sangat tidak ingin aku lakukan... Yah nasip jadi [calon] antropolog...
(v_______v)a
^dengan kekuatan bulan aku terima nasipku!^
Naaah tadi aku keluar balikin CD ke Studio One [hujan hujan]. Trus mampir maem tekwan di Jakal. Trus liat berita kalo mbah Gus meninggal. Innalillahi... Damailah mbah... Maklum di kontrakan tipinya diangkut tetangga tapi mungkin besok udah balik berhubung keluarga mau dateng. Nah, trus aku dapet mandat dari babeh buat nyiapin masakan. What??? Duh apa yak? Berhubung aku lagi makan tekwan dan babeh ku itu doyan bangke ama makanan itu, beliau malah minta disiapin tekwan. Hahahaha! Jauh jauh dari Palembang mintanya terkwan...
^lol^
Nah aku janji nyiapin tahu pong... Anget anget ajibbb
^yum yum^
Tapi belinya jauuuuuh! Di Gabusan sana
^one of my fave^
Hayah hayah mana mereka nyampenya sekitar jam 10 malem
^sigh^
Masakin apa ya? Jadi kepikiran buat masakin pindang... Yum yum... Tapi cuma kepikiran doang. Binguuuuuung!
I love my diary on bloggy...
Kukirimkan kabar ini
tidak melalui FB ku yang sedang mati...
Dah ah mau nerusin bercinta dengan si T hihihiii. Thanks ya
;)
-little.aya_
Tuesday, December 29, 2009
Berangkatlah dengan Tenang, Pancarkan Sebersit Harapan
Haha! Ngerrri bangke tuh judul. Tapi itu adalah syair yang sedang mengalun di kamar adek ku. Yang suaranya terdengar sampe sini. Di kasur ku. Hayah!
Lagi lagi mendapati diri terkapar di atas kasur! Jengah aku! Ok. Tak ada yang datang. Membantu. So I have to move on. Alone.
Aaargh jangan ngomong doang! Bangun sana! Keluar! Cari maem! Beli apapun yang kau mau! Dan cepat kembali bercinta dengan transkripmu! Ini 29 bung! UAS mu belum juga kau garap!
Haha! Selamat! Teruskan saja kau yang seperti ini! Diam jadi kutu busuk di kasurmu sendiri! Kelak kau dapati, penyesalan seumur hidup menghabiskan akhir tahun dengan MEMBUSUK....
Congrats!
-little.aya_
Lagi lagi mendapati diri terkapar di atas kasur! Jengah aku! Ok. Tak ada yang datang. Membantu. So I have to move on. Alone.
Aaargh jangan ngomong doang! Bangun sana! Keluar! Cari maem! Beli apapun yang kau mau! Dan cepat kembali bercinta dengan transkripmu! Ini 29 bung! UAS mu belum juga kau garap!
Haha! Selamat! Teruskan saja kau yang seperti ini! Diam jadi kutu busuk di kasurmu sendiri! Kelak kau dapati, penyesalan seumur hidup menghabiskan akhir tahun dengan MEMBUSUK....
Congrats!
-little.aya_
Sunday, December 27, 2009
No Space Left
Hoaaam,
Gara gara semalem tidur pake kasur [setelah 4 hari nemplok di lantai] aq bener bener ngerasa bahwa surganya mendengkur emang di atas kasur! Sooo comfort!
But! Gara gara kasur juga aku telat janjian. Yang harusnya jam 9 molor 30 menit [setelahnya]. And now what? Aku ga garap apa apa dan membiarkan diriku tidur. Ga tidur bener actually. Grasah grusuh kanan kiri [ok] cuma buat mejemin mata. Tapppppppi...! Ga bisa! Aaargh dongkol...
Di kepala ini huruf huruf terbang acak saling tabrak. Rusuh. Ribut. Aku terganggu. Buka fesbuk, siap siap memasukkan huruf huruf tersusun dalam kotak status, eh gagal. I mean, ga jadi. No space!
Kata lagu sih, it's like breath breath am breathin' underwater. Sesak.
Dan sekarang posisiku masih di kasur, memegang handy. Otakku beri perintah pada ibu jari untuk mengetik cepat setiap kata yang terlintas di otak [bukan dengkul]. Kupikir otakku selalu menghasilkan sesuatu yang yeah sebut saja bermutu.
Tapi kali ini tidak. Otakku butuh tidur tapi mata tidak. Hasilnya adalah ini. Tulisan sampah yang diketik oleh ibu jariku meski hatiku berkata,
"What are you doing? Stop it!!!"
Ok, then I'll stop it.
-little.aya_
Gara gara semalem tidur pake kasur [setelah 4 hari nemplok di lantai] aq bener bener ngerasa bahwa surganya mendengkur emang di atas kasur! Sooo comfort!
But! Gara gara kasur juga aku telat janjian. Yang harusnya jam 9 molor 30 menit [setelahnya]. And now what? Aku ga garap apa apa dan membiarkan diriku tidur. Ga tidur bener actually. Grasah grusuh kanan kiri [ok] cuma buat mejemin mata. Tapppppppi...! Ga bisa! Aaargh dongkol...
Di kepala ini huruf huruf terbang acak saling tabrak. Rusuh. Ribut. Aku terganggu. Buka fesbuk, siap siap memasukkan huruf huruf tersusun dalam kotak status, eh gagal. I mean, ga jadi. No space!
Kata lagu sih, it's like breath breath am breathin' underwater. Sesak.
Dan sekarang posisiku masih di kasur, memegang handy. Otakku beri perintah pada ibu jari untuk mengetik cepat setiap kata yang terlintas di otak [bukan dengkul]. Kupikir otakku selalu menghasilkan sesuatu yang yeah sebut saja bermutu.
Tapi kali ini tidak. Otakku butuh tidur tapi mata tidak. Hasilnya adalah ini. Tulisan sampah yang diketik oleh ibu jariku meski hatiku berkata,
"What are you doing? Stop it!!!"
Ok, then I'll stop it.
-little.aya_
Friday, December 25, 2009
Cinta Cinta Cinta : Oh Hoochy Coochy Ga-la!
Ini nih tema yang paling aku hindarin seabad-abad lamanya. Kepikiran buat nulis sesuatu tentang cinta, masalah [hadiah] yang sedang dihadapi oleh beberapa teman, dan aku sendiri [mungkin]. Iiih sungguh eneg rasanya nyebut kata yang satu itu karena aku ga pernah yakin akan-nya.
---breaking---
Si Twin SMS, katanya dia besok mau ke Temanggung. Si Reza Ilkomp 04 nikah! Oh shi^! Semakin banyak sahaja... Huff... Relax, am 23, single, a student, and am happy! Absolutely yes!
---lanjut---
Ummm, salah seorang teman didekati via FB oleh seorang pria [yang ternyata satu fakultas waktu di MIPA dulu]. Anehnya, mereka sebenarnya baru bertemu sekali [saja] seumur hidup di kehidupan nyata. Pun, sepertinya si cowok banyak bercengkeram2an denganku dan bukan dengan si cewek. Tapi siapa tahu juga kalau mereka saling melirik saat santap malam selepas nonton bareng di XXI waktu itu? Ooops, bukannya aku menginginkan itu cowok. Cuih ga banget. Cuma heran aja, kalau memang si cowok suka sama si cewek, mengapa ia nggak melakukan first approach ke si cewek malem itu? Padahal keesokan harinya, si cewek dengan girangnya bercerita bahwa si cowok nge-add dia di FB. Berbalas-balasan status dan wall-wall-an. Cuma itu. Tapi si cewek malah keleper-keleper sama si cowok. What the??? Dasar racun FB!!! Hebat betul... Hufh, berulang kali aku bilang pada si cewek bahwa si cowok tuh ga serius. Loh tau dari mana? Insting binatang! Berbulan-bulan berlalu. Baru sekitar sebulan setelah berbulan-bulan kenal, mereka akhirnya sms-an. Sekarang? Si cewek baru menyadari secara tidak langsung bahwa perkataanku benar adanya... Hufh, I've tried to tell you honey...
Nah rada-rada mirip dengan kisah pertama di atas. Ada temenku di Antro yang baru-baru ini menikah dengan seseorang. Kisahnya agak panjang actually. Tapi sebenernya ga juga sih. Lho, what do you mean? Ummm si cewek ini kenal dengan suaminya via FB sewaktu kami sedang nyibuk research di Jerman Selatan. Sepulangnya ke tanah air, si cewek hilang dari peredaran. Beberapa bulan kemudian kami semua dikejutkan dengan kabar bahwa ia telah bertunangan dan akan menikah dalam waktu dekat. What??? Usut punya usut, si cewek yang juga lumayan sering curhat ke aku [dan juga sebaliknya] ternyata mengenal si cowok via FB!!! Four thumbs up buat dia yang berani melangkah ke jenjang yang lebih jauh... Congrats ya sist...
Ada juga seorang teman yang mengenal pacarnya via MIG33. Akhirnya mereka bertemu di dunia nyata dalam "acara" KKN. Sebelum KKN dimulai, si cewek mengaku bahwa ia adalah cewek paling manis di kelompok KKN-nya. Hihihi, dan akhirnya mereka bertemu. Sepanjang kisah KKN mereka, memang mereka menjadi semakin dekat. Mbuh piye carane. Padahal saat itu si cewek menyandang status pacarnya si X. Setelah KKN, mereka putus! Dan romeo-juliet KKN ini akhirnya jadian. Keeksisan kemesraan mereka berdua di FB terkadang bukan membuat sebagian orang ngiri tetapi ngerasa little bit ya you know lah. Norak? Ummm mungkin? Sempat terucap dalam hati, "Ya Gusti, baru kali ini pacaran kali ya?". Nah, karena si romeo-juliet ini udah jadi satu, ternyata muncul lah korban. Teman terdekat si cewek merasa bahwa ia tidak lagi diperhatikan karena dunia sekarang hanya milik si romeo-juliet itu. Oh mein God...
Ada juga seorang teman yang dengan beraninya menyatakan perasaan sukanya pada seorang cowok. Yeah walaupun kami semua dan ia sendiri tahu bahwa ia akan ditolak tapi apa salahnya nyoba. At least udah diungkep eh diungkapin dan ga menyesakkan dada lagi. Aku ga pernah melihat ia sebegitunya sama seorang cowok. Tapi nyatanya mereka ga bisa lebih dari sekedar teman. Oh poor you... But gapapa, hidup itu adalah tentang berbicara! Sekarang si cewek malah udah deket sama cowok lain, ya brondong juga sih. Tapi aku senang, setidaknya ia dapat mengalihkan perhatiannya kepada sesuatu, a new guy... Congrats ya bu...
Ada juga seorang teman yang benar-benar teguh pada pendiriannya bahwa semua cowok itu sama saja. Ooops am not gonna talk about it ho ho ho...
Aku aku aku!
Hahaha aku bener-bener ngakak! Aku? Yeah aku bisa tegar kembali setelah nonton Happy Go Lucky. Siapa yang mau sama aku? Ga ada tuh. Tapi aku senang mengagumi seseorang. Yah aku tipe orang yang gampang suka, tapi untuk lebih dalam itu sulit. Ummm aku belum siap untuk sakit [lagi]... Sejak dulu, aku tersakiti. Sekarang ppun demikian. Beberapa waktu yang lalu seseorang telah menikah. Sakit rasanya. Tak terucap kata maaf darinya, just leave and drop me like that. Tapi memang waktu adalah penyembuh. Sekarang setelah beberapa lama, dengan menyibukkan diri dan lagi-lagi tanpa sadar aku mengagumi dia [another man], I realize that am fine. Thank you.
Bahkan aku bersyukur, walau aku belajar dengan bayaran rasa sakit. Belajar untuk sadar bahwa seseorang tidak bisa dipercaya ketika bilang sayang tanpa tatap muka, face to face you know? Ummm agak sulit ternyata untuk menulis sebuah postingan tentang si C ini. Yang aku tahu adalah bahwa banyak kesakitan selama aku berteman dengan si C. Tapi mungkin rasa sakit itulah yang membuat kita senang. Who knows?
;)
Come out! Come out! Wherever you are, am ready and waiting... Happy Go Lucky!!!
-little.aya_
P.S : kita adalah orang-orang yang beruntung, aren't we?
---breaking---
Si Twin SMS, katanya dia besok mau ke Temanggung. Si Reza Ilkomp 04 nikah! Oh shi^! Semakin banyak sahaja... Huff... Relax, am 23, single, a student, and am happy! Absolutely yes!
---lanjut---
Ummm, salah seorang teman didekati via FB oleh seorang pria [yang ternyata satu fakultas waktu di MIPA dulu]. Anehnya, mereka sebenarnya baru bertemu sekali [saja] seumur hidup di kehidupan nyata. Pun, sepertinya si cowok banyak bercengkeram2an denganku dan bukan dengan si cewek. Tapi siapa tahu juga kalau mereka saling melirik saat santap malam selepas nonton bareng di XXI waktu itu? Ooops, bukannya aku menginginkan itu cowok. Cuih ga banget. Cuma heran aja, kalau memang si cowok suka sama si cewek, mengapa ia nggak melakukan first approach ke si cewek malem itu? Padahal keesokan harinya, si cewek dengan girangnya bercerita bahwa si cowok nge-add dia di FB. Berbalas-balasan status dan wall-wall-an. Cuma itu. Tapi si cewek malah keleper-keleper sama si cowok. What the??? Dasar racun FB!!! Hebat betul... Hufh, berulang kali aku bilang pada si cewek bahwa si cowok tuh ga serius. Loh tau dari mana? Insting binatang! Berbulan-bulan berlalu. Baru sekitar sebulan setelah berbulan-bulan kenal, mereka akhirnya sms-an. Sekarang? Si cewek baru menyadari secara tidak langsung bahwa perkataanku benar adanya... Hufh, I've tried to tell you honey...
Nah rada-rada mirip dengan kisah pertama di atas. Ada temenku di Antro yang baru-baru ini menikah dengan seseorang. Kisahnya agak panjang actually. Tapi sebenernya ga juga sih. Lho, what do you mean? Ummm si cewek ini kenal dengan suaminya via FB sewaktu kami sedang nyibuk research di Jerman Selatan. Sepulangnya ke tanah air, si cewek hilang dari peredaran. Beberapa bulan kemudian kami semua dikejutkan dengan kabar bahwa ia telah bertunangan dan akan menikah dalam waktu dekat. What??? Usut punya usut, si cewek yang juga lumayan sering curhat ke aku [dan juga sebaliknya] ternyata mengenal si cowok via FB!!! Four thumbs up buat dia yang berani melangkah ke jenjang yang lebih jauh... Congrats ya sist...
Ada juga seorang teman yang mengenal pacarnya via MIG33. Akhirnya mereka bertemu di dunia nyata dalam "acara" KKN. Sebelum KKN dimulai, si cewek mengaku bahwa ia adalah cewek paling manis di kelompok KKN-nya. Hihihi, dan akhirnya mereka bertemu. Sepanjang kisah KKN mereka, memang mereka menjadi semakin dekat. Mbuh piye carane. Padahal saat itu si cewek menyandang status pacarnya si X. Setelah KKN, mereka putus! Dan romeo-juliet KKN ini akhirnya jadian. Keeksisan kemesraan mereka berdua di FB terkadang bukan membuat sebagian orang ngiri tetapi ngerasa little bit ya you know lah. Norak? Ummm mungkin? Sempat terucap dalam hati, "Ya Gusti, baru kali ini pacaran kali ya?". Nah, karena si romeo-juliet ini udah jadi satu, ternyata muncul lah korban. Teman terdekat si cewek merasa bahwa ia tidak lagi diperhatikan karena dunia sekarang hanya milik si romeo-juliet itu. Oh mein God...
Ada juga seorang teman yang dengan beraninya menyatakan perasaan sukanya pada seorang cowok. Yeah walaupun kami semua dan ia sendiri tahu bahwa ia akan ditolak tapi apa salahnya nyoba. At least udah diungkep eh diungkapin dan ga menyesakkan dada lagi. Aku ga pernah melihat ia sebegitunya sama seorang cowok. Tapi nyatanya mereka ga bisa lebih dari sekedar teman. Oh poor you... But gapapa, hidup itu adalah tentang berbicara! Sekarang si cewek malah udah deket sama cowok lain, ya brondong juga sih. Tapi aku senang, setidaknya ia dapat mengalihkan perhatiannya kepada sesuatu, a new guy... Congrats ya bu...
Ada juga seorang teman yang benar-benar teguh pada pendiriannya bahwa semua cowok itu sama saja. Ooops am not gonna talk about it ho ho ho...
Aku aku aku!
Hahaha aku bener-bener ngakak! Aku? Yeah aku bisa tegar kembali setelah nonton Happy Go Lucky. Siapa yang mau sama aku? Ga ada tuh. Tapi aku senang mengagumi seseorang. Yah aku tipe orang yang gampang suka, tapi untuk lebih dalam itu sulit. Ummm aku belum siap untuk sakit [lagi]... Sejak dulu, aku tersakiti. Sekarang ppun demikian. Beberapa waktu yang lalu seseorang telah menikah. Sakit rasanya. Tak terucap kata maaf darinya, just leave and drop me like that. Tapi memang waktu adalah penyembuh. Sekarang setelah beberapa lama, dengan menyibukkan diri dan lagi-lagi tanpa sadar aku mengagumi dia [another man], I realize that am fine. Thank you.
Bahkan aku bersyukur, walau aku belajar dengan bayaran rasa sakit. Belajar untuk sadar bahwa seseorang tidak bisa dipercaya ketika bilang sayang tanpa tatap muka, face to face you know? Ummm agak sulit ternyata untuk menulis sebuah postingan tentang si C ini. Yang aku tahu adalah bahwa banyak kesakitan selama aku berteman dengan si C. Tapi mungkin rasa sakit itulah yang membuat kita senang. Who knows?
;)
Come out! Come out! Wherever you are, am ready and waiting... Happy Go Lucky!!!
-little.aya_
P.S : kita adalah orang-orang yang beruntung, aren't we?
Tuesday, December 22, 2009
Dan,,,
,,, aku merindunya - seketika sekujur tubuh dijalar rasa pilu...
bukan aku ya? tak papa, maka biarkan aku mengagumimu dengan sederhana [saja]...
-little.aya_
bukan aku ya? tak papa, maka biarkan aku mengagumimu dengan sederhana [saja]...
-little.aya_
Monday, December 21, 2009
menggigiti malam
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
-little.aya_
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
Pengen nulis blog!
-little.aya_
Friday, November 20, 2009
Am Burning Up In Here...!
Udah dua hari saya merasa sangat moody. Dimulai dari hari Jum'at kelabu ketika hati bimbang hendak berangkat Kopit (Komando Pithik) nya cah Antro di Kaliurang atau tidak. Malamnya saya merasa sangat sangat tidak dalam mood yang baik sehingga memutuskan membaca Umar Kayyam yang lama sudah tergeletak di atas meja. Tetap saja not in mood!
Sabtu pagi bangun pagi dan (lagi-lagi) merasa not in mood. Tapi tetap saja pergi nganter Adis karena udah janji. Ke mana? Ke Sarjito...
^sik tak BAB dulu ya^
Perjalanan pulang ke rumah saya melaksanakan niat buat creambath yang udah lama tertunda. Tapi bukan relaxing yang saya dapet malah pressing. Saya mengamuk! Gimana tidak? Dari awal proses, saya sudah merasa dipermainkan.
First step, cuci rambut, berasa dijambak-jambak secara halus! Air mengalir ke badan dan menyiprati muka serta merasuk ke dalam telinga!
Second step, handuknya bau! Di tempat seperti ini mengapa handuknya bau???!
Third step, mbaknya mijet kepala sambil maen-maen. Berulang kali saya bilang, "Mbak, kuatin dikit ya" dengan intonasi yang rendah. Masih saja mbaknya PPGT (pura-pura ga tau), cuma habis ditegur saja dia mijetnya kuat tapi setelah itu? Aku berasa dielus-elus! Bangke! Apalagi ketika mendapati tangan kirinya mulai turun-turun ke arah muka, sial!
Fourth step, pijet tangan ga masalah tapi pas pijet kaki saya malah digelitik-gelitik. Saya ingat, 2 kali mengatakan telapak kaki saya tidak usah disentuh eh dia ngeyel! Saya sampai menjerit! Huaaa! Bangkeee!
Fifth step, steam rambut ga masalah pikirku eh ternyata posisinya ga pas di tengah-tengah! Huaaa!
Sixth step, cuci rambut... Ini dia kejadian yang mendekati amarah! Gimana tidak? Air mengalir membasahi punggung belakang, telinga kanan dan kiri, hingga wajah! Sampai akhirnya aku bilang dengan nada ketus, "Mbak, ini loh!" sembari mengelap air di leher.
Seventh step, ini puncak amarahku... Blow rambut, panasnya sampai-sampai bisa membuat aku menjerit, "Aw, panas!" apalagi ketika dia menghentikan monyong alat pengeringnya di beberapa titik kepala selama beberapa saat! Hingga dia sampai pada leher, aku bilang sembari sontak berdiri, "UDAH UDAH! PANAS!!!". Dengan begonyaaa, dia hanya berdiri diam tak mengucapkan apa-apa. Bangkeeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!!!!!
Ow belum selesai, ketika membayar, saya tidak mau menerima kembalian! Mbak-mbaknya pada bingung... Motorku tak gas kencang sambil menerobos tiang-tiang di depan salon!!!! Silahkan tertawa!
I've never been like this before!!! I need refreshing!!! Beeeeeaaaacccchhh!!!
^little.aya^
Sabtu pagi bangun pagi dan (lagi-lagi) merasa not in mood. Tapi tetap saja pergi nganter Adis karena udah janji. Ke mana? Ke Sarjito...
^sik tak BAB dulu ya^
Perjalanan pulang ke rumah saya melaksanakan niat buat creambath yang udah lama tertunda. Tapi bukan relaxing yang saya dapet malah pressing. Saya mengamuk! Gimana tidak? Dari awal proses, saya sudah merasa dipermainkan.
First step, cuci rambut, berasa dijambak-jambak secara halus! Air mengalir ke badan dan menyiprati muka serta merasuk ke dalam telinga!
Second step, handuknya bau! Di tempat seperti ini mengapa handuknya bau???!
Third step, mbaknya mijet kepala sambil maen-maen. Berulang kali saya bilang, "Mbak, kuatin dikit ya" dengan intonasi yang rendah. Masih saja mbaknya PPGT (pura-pura ga tau), cuma habis ditegur saja dia mijetnya kuat tapi setelah itu? Aku berasa dielus-elus! Bangke! Apalagi ketika mendapati tangan kirinya mulai turun-turun ke arah muka, sial!
Fourth step, pijet tangan ga masalah tapi pas pijet kaki saya malah digelitik-gelitik. Saya ingat, 2 kali mengatakan telapak kaki saya tidak usah disentuh eh dia ngeyel! Saya sampai menjerit! Huaaa! Bangkeee!
Fifth step, steam rambut ga masalah pikirku eh ternyata posisinya ga pas di tengah-tengah! Huaaa!
Sixth step, cuci rambut... Ini dia kejadian yang mendekati amarah! Gimana tidak? Air mengalir membasahi punggung belakang, telinga kanan dan kiri, hingga wajah! Sampai akhirnya aku bilang dengan nada ketus, "Mbak, ini loh!" sembari mengelap air di leher.
Seventh step, ini puncak amarahku... Blow rambut, panasnya sampai-sampai bisa membuat aku menjerit, "Aw, panas!" apalagi ketika dia menghentikan monyong alat pengeringnya di beberapa titik kepala selama beberapa saat! Hingga dia sampai pada leher, aku bilang sembari sontak berdiri, "UDAH UDAH! PANAS!!!". Dengan begonyaaa, dia hanya berdiri diam tak mengucapkan apa-apa. Bangkeeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!!!!!
Ow belum selesai, ketika membayar, saya tidak mau menerima kembalian! Mbak-mbaknya pada bingung... Motorku tak gas kencang sambil menerobos tiang-tiang di depan salon!!!! Silahkan tertawa!
I've never been like this before!!! I need refreshing!!! Beeeeeaaaacccchhh!!!
^little.aya^
Tuesday, January 13, 2009
Terkutuklah Windows Asli beserta Vista
I hate them soooooooooooo muuuuuuuuch!!! Apa itu???!!! Hiks, aku merasakan sakit yang Yui alami... Salahku juga, pasti Yui udah sekarat... Huwwwaaa... Aku bertemu Yui di Computa, aku merasa baek baek saja ketika pertama menyentuhnya... Itu bulan 7 tahun lalu... Sekarang ketika Yui harus dicuci otak, ternyata alat cuci otaknya tidak memuat semua yang dibutuhkan Yui ku... Computa sialan, apa akunya aja yang ga teliti? Aku ga dapet CD vista yang asli, atau akunya memang tidak diberi? Mungkin itu bisa dimaklumi, tapi CD Yui ku??? Kenapa bisa di dalamnya tidak lengkap???!!!
Huwwaaaaa kalimatku njelimet... VIRUS SIALAN!!! WORM SIALAN!!! I HATE YOU SOOOOOO MUCH!!!!!!
DAENK DAENK DAENK!!! TRAKTIR TIRAMISU (jadi inget daenk gara gara tadi "ketemu"...)
Huwwaaaaa kalimatku njelimet... VIRUS SIALAN!!! WORM SIALAN!!! I HATE YOU SOOOOOO MUCH!!!!!!
DAENK DAENK DAENK!!! TRAKTIR TIRAMISU (jadi inget daenk gara gara tadi "ketemu"...)
Wednesday, November 12, 2008
Samp-AH!
Begini ceritanya. Ga mau tau ya? Bodo', blog ini diklaim sebagai blogku koq ;p
Hari Senin yang lalu aku dan Lala memutuskan untuk ke Sanggar di Minomartani. Apa itu Sanggar? Sanggar adalah tempat pemberdayaan "sampah" [CMIIW]. Setiba di sana, kami bertemu pak Wisnu [pemberdaya] dan "sedikit" bercerita masalah sampah [ya apalagi?] serta pembuatan kompos dengan teknologi aerob. Awalnya beliau bertanya padaku apa maksud dan tujuan kedatangan kami. Aku menjawab :
"Cuma mau nitip botol-botol ini pak..."
Aih, di tempat itu kami "dibantai" tentang permasalahan sampah. Tapi mohon jangan dibayangkan pembantaian kaum Yahudi yang dilakukan oleh Nazi yap! Pembantaian ini "mengajari" kami tentang sampah. Aku mendiskusikan masalah penggunaan plastik oleh orang-orang. Kemudian pak Wisnu bilang :
"Kamu ga bisa melarang orang nggunain plastik. Coba kalo ga ada plastik, apa-apa harus pake logam, kan mahal..."
DOOOR!!!
Ga maksud seperti itu, sungguh... Kemudian aku melakukan pembelaan diri dengan berkata :
"Saya ga melarang mereka untuk make' plastik. Orang saya cuma nulis tentang banyaknya plastik yang saya gunakan dan mulai mengurangi pemakaiannya kok pak..."
Kemudian dijawab lagi oleh beliau :
"Kalo cuma kamu, 1 orang, ya ga ada artinya..."
Saya bingung dan bertanya dengan polos :
"Lho, kalo cuma saya trus ga ada artinya, jadi kalo saya nulis pengalaman saya itu -lalu dibaca oleh khalayak- apa saya salah pak?"
Kemudian [lagi] beliau menjawab :
"Nah kalo gitu boleh, nulis biar orang tau..."
Ealah... Dari awal juga aku bilangnya bukan order u to stop using plastic... Huahaha... Bukan berarti yang mengurangi penggunaan plastik cuma aku aja [mustahil banget]. Kamu tau? Seorang Fiit juga mengurangi penggunaan plastik, Lala juga pernah berkata pada pramuniaga toko :
"Saya juga ga pake plastik mas..."
See? It's not just me... Trus apa sih intinya?
Intinya adalah, kami sadar bahwa sesungguhnya ga ada yang salah dengan sampah. Kesalahan ada pada menungso-ne [benul ga ya nulisnya? wakaka]... Sekali lagi, bukan berarti aku aktifis lingkungan yang selalu menggembar-gemborkan buat nyetop pemanasan global. Aku cuma pengen berbagi [kasih, lho?!!!] pengalaman.
Nah, keluar dari topik plastik dan sampah... Pertanyaanku adalah :
"Bisakah kita nyetop global warming?"
Kalo jawabanku :
GA BISA
Tapi ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk memperlambat kerusakan... Sekali lagi, I just want to share...
-ngantuuuk_
Subscribe to:
Posts (Atom)